Sunday, 22 March 2015

Majalah Digital > Inhouse Magazine Menjadi Format Digital - Trending Topik!

Puluhan perusahaan tbk di Indonesia merubah majalah internal (inhouse magazine) dari cetak menjadi format digital. Berbagai macam survey telah dilakukan dan jelas permintaan dari pembaca sudah jelas, hampir 73% dari pembaca majalah inhouse berkata lebih tertarik dengan format digital.

contoh business case sukses Telkomsel > http://signal.mahoni.com/


mahoni.com sebagai mobile developer terbesar di indonesia untuk e-magazine memiliki paket khusus untuk setiap perusahaan yang memiliki majalah internal. hubungi kami di marketing@mahoni.com sekarang juga, atau telp 021-5494049

8 Langkah Membuat In-House Magazine (internal magazine)

8 Langkah Membuat In-House Magazine Ditunggu Kehadirannya

Falcon PR - Keberadaan media internal (in-house magazine)sesungguhnya memiliki peranan penting, terutama dalam membangun komunikasi dua arah.

Apalagi ditengah angin perubahan di tataran global yang mendorong perubahan mindset secara drastis
Karyawan kini bukan sekedar lagi alat produksi, namun merupakan asset yang mesti berpartisipasi dalam setiap proses manajemen (bottom up). , convallis quis, pellentesque a, dolor. Curabitur vitae nisi non dolor vestibulum consequat.
Model seperti ini seharusnya pula yang mewarnai cara pandang pengelola media internal dan juga top management..
Namun, berbagai persoalan klasik tetap menghadang kualitas penerbitan majalah internal. Permasalahan umum yang dihadapi adalah penulisan yang tidak fokus, kurang sistematis dan melompat-lompat. Dari sisi tampilan perwajahan juga dibawah standar alias miskin kreatifitas.

Begitupun dengan penyajian foto-foto yang banyak berbau seremonial. Wajah-wajah top management umumnya lebih mendominasi. Terkesan terlalu top down. Persoalan lain yang juga menonjol adalah pilihan rubrik yang terlalu sederhana dengan penyajian yang cenderung text book karena pendekatan formal dan perwajahan yang old fashioned. Bagaimana dengan gaya bahasa? Ini juga menjadi persoalan yang cukup pelik. Bahasa yang terlalu formal begitu kental mewarnai tulisan yang tersaji di media-media internal. Sulit dibayangkan, bagaimana media jenis ini bisa dilirik karyawannya sendiri. Ditengah kesibukan bekerja dan membuat laporan-laporan kedinasan, mereka sebenarnya membutuhkan bacaan dengan gaya bahasa ringan dan tidak menggurui. Memang benar majalah internal perusahaan merupakan medium berbagai kebijakan perusahaan. Tapi jika dikemas dengan penyajian dan gaya bahasa yang terlalu formal, menggurui dan 'njlimet, justru akan membebani karyawan sendiri. Alih-alih dibaca, malah menumpuk bersama kertas-kertas kerja mereka. Lebih pahit lagi kalau pada akhirnya majalah itu masuk ke tong sampah. Nah, berkaca dari persoalan umum tersebut, sudah seharusnya perusahaan, khususnya pengelola media internal mengadopsi kiat dan strategi penerbitan media umum bila tidak ingin ditinggalkan pembacanya. Upaya perbaikan setidaknya harus mencakup delapan langkah yang menjadi bagian tak terpisahkan dari sebuah keberadaan media yang dikemas secara profesional. Apa saja ke-8 langkah itu? 1. Lay out dan desain 2. Cover 3. Rubrikasi 4. Performa fisik 5. Berita 6. Bahasa 7. Foto 8. Distribusi .

sumber : http://www.falconpr.co.id/inhouse.html

/
trend majalah cetak menjadi majalah digital > lihat sukses story telkomsel > http://signal.mahoni.com/

Saturday, 21 March 2015

Artike In-House Magazine - atau Majalah Dalam Kantor

In-house magazine merupakan majalah internal instansi pemerintah, swasta atau komunitas yang tidak lain merupakan salah satu medium komunikasi produk kehumasan atau public relation. Perannya sangat strategis karena mampu menjadi media informasi dan komunikasi pada khalayak, penguat relasi dengan pelanggan atau masyarakat, sebagai sarana promosi yang elegan dan efektif, serta simbol eksistensi lembaga atau perusahaan.
Sayangnya, keberadaan in-house magazine kerap tidak mendapat perhatian memadai. Di beberapa kasus terkesan untuk formalitas dan gengsi belaka, sehingga peran in-house magazine tidak optimal.
Beberapa kendala yang dihadapi instansi atau perusahaan dalam mengelola in-house magazine:
  1. Keterbatasan SDM. Artinya pengelolaan majalah dilakukan bukan oleh orang yang memiliki keahlian di bidang komunikasi dan jurnalistik;
  2. Pengelolaan majalah dikerjakan oleh satu orang, yang tidak mempunyai keilmuan komunikasi dan pemahaman mengenai pengelolaan majalah;
  3. Majalah tidak dikelola secara disiplin, sehingga terbit tidak tepat waktu, unsur faktualitasnya terlampaui;
  4. Pemberian apresiasi tidak dilakukan secara tepat dengan kualifikasi berbeda;
  5. Pembagian dan pemberian nama rubrikasi tidak jelas;
  6. Penentuan topik dalam setiap terbitan tidak mengutamakan hal-hal yang berkaitan dengan perusahaan, namun mengandalkan callender event nasional atau internasional;
  7. Sampul majalah tidak mencerminkan isi majalah, baik secara tulisan maupun visual;
  8. Kelengkapan struktur dan alur kerja inti tidak terpenuhi sehingga kualitas majalah sangat rendah, dll.
Secara sederhana, pengelolaan sebuah in-house magazine membutuhkan antara lain :
  1. Struktur organisasi dan alur kerja yang jelas;
  2. SDM yang kompeten : reporter/jurnalis, editor, disainer, fotografer, dll.;
  3. Pembagian dan pemberian nama rubrik yang jelas dan menarik;
  4. Komitmen pengelola dalam menentukan topik yang memiliki relevansi dengan aktivitas perusahaan;
  5. Sampul majalah mencerminkan isi majalah baik secara tulisan maupun visual;
  6. Apresiasi yang sesuai dengan kategori jenis tulisan;
  7. Kepatuhan terhadap periodisitas masa terbit, dll.
Sadar akan kebutuhan instansi pemerintah, perusahaan, dan komunitas untuk mengelola in-house magazine, maka kami menawarkan jasa pembuatan in-house magazine.
Tim kami terdiri dari awak professional dalam bidang komunikasi dan jurnalistik. Sehingga mampu membuat in-house magazine, mulai dari konsep awal sampai ke percetakan. Keredaksian kami terdiri dari pemimpin redaksi, redaktur pelaksana, sekretaris redaksi, editor, reporter, fotografer, illustrator, designer, dan marketing.

sumber: http://www.mapcomm.co.id/statis-6-in-housemagazine.html

/
booming trend - semua majalah cetak sekarang bergeser menjadi majalah digital > lihat sukses case  Telkomsel > http://signal.mahoni.com/

Friday, 20 March 2015

Developer Untuk Membuat Majalah Internal (Inhouse Magazine) versi Digital di Indonesia

Untuk keperluan versi digital (newsstand) majalah internal mobile app development silakan hubungi PT. Mahoni Global di 021-5494049 atau email ke marketing@mahoni.com

Untuk success business case silakan lihat di
http://signal.mahoni.com/


Majalah Internal ( Inhouse Magazine ) pindah ke format digital

Masih Mencetak Majalah dan Brosur? Kini Saatnya pindah ke Versi Digital !



Perusahaan anda mempunyai Majalah Internal (atau external) yg dicetak?  Saat ini harga kertas naik dan biaya cetak naik. Berapa biaya yang anda keluarkan setiap bulan? Dulu foto harus cuci-cetak, sekarang foto langsung cetak ke facebook/instagram, dokumen juga sama, akan langsung cetak ke smartphone/tablet pemakai melalui aplikasi newsstand perusahaan.

Kini saatnya perusahaan anda berpindah dari media cetak menjadi media digital, dengan keuntungan sbb :
1. Tidak ada biaya cetak kertas lagi dan ramah lingkungan (tak ada penggunaan kertas)
2. Tidak ada biaya distribusi/ongkos kirim lagi (menjangkau keseluruh dunia)
3. Tidak ada biaya gudang (stok)
4. Tidak pernah kehabisan stok, bisa didownload sampai jutaan kali
5. Tidak perlu menunggu (hemat waktu)
6. Puluhan edisi bisa tersimpan dalam 1 tablet/smartphone
7. Secara kumulatif ROI jelas dibawah 3 bulan

Mahoni.com memberi teknologi terbaru untuk kepentingan Majalah Internal perusahaan anda , dengan teknologi aplikasi ?Newsstand?  yang bisa diakses dari Smartphone & Tablet, akan memudahkan semua karyawan (atau langanan) diperusahaan anda. Kami jamin majalah internal akan lebih cepat, mudah & murah, plus bisa diakses dari semua gadget berbasis iOS, Android & Windows 8

Study Case: TELKOMSEL (4300 karyawan, 3500 copy majalah per bulan):
- Majalah Internal Telkomsel (Signal e-Magz), kunjungi : http://signal.mahoni.com

Hubungi kami untuk hasil dari study case ini dan lihat bagaimana perusahaan anda bisa diuntungkan dari 'best practice'



Mahoni.com is the leading mobile app developer for e-document in Indonesia with over 170 apps portfolio serving public listed companies and government. For more information contact marketing@mahoni.com or call our sales consultant will contact you.

Thursday, 19 March 2015

Buku Review

Ini review
Inhouse Magazine (Panduan Membuat Majalah Internal)
Penulis : Ima Hardiman & Rike Bewinda
Penerbit : Gaul Publisher
ISBN :
Halaman :
Salah satu tools kegiatan public relations (PR) adalah media internal atau inhouse magazine atau majalah ing griya. Dalam berbagai bentuknya, media internal selalu ditunggu oleh publik internal di dalam organisasi , apakah manajemen, karyawan, buruh, pelajar, mahasiswa, atau anggota organisasi.

Bagaimanakah redaksi inhouse magazine merancang isi, mengumpulkan materi, mengedit, melayout, mencetak hingga mendistribusikannya hingga sampai ke tangan setiap pembaca? Buku ini menggagas ide-ide baru pengelolaan inhouse magazine mulai dari menetapkan rubrikasi, teknik penulisan, perwajahan, produksi hingga pembiayaan. Yang diharapkan bermanfaat bagi pengelola media internal, seperti:
- petugas PR di perusahaan swasta dan intansi pemerintah, - pengelola penerbitan di yayasan, organisasi profesi, - tim penerbitan di kampus dan sekolah.

Dilengkapi wawancara dengan pengelola majalah internal di perusahaan swasta, BUMN, instansi pemerintah dan lembaga pendidikan yaitu: Berita Nestle ( PT. Nestle Indonesia) , Warta Kwarnas (Gerakan Kwartir Nasional), Labzine (SMU Labschool Kebayoran), Info Tol (PT. Jasa Marga), Kasut (GKI Pondok Indah), dan Media Jaya ( Pemda DKI Jaya). Bab Lampiran berisi daftar publishing agency, percetakan digital, istilah penerbitan, serta daftar pemenang lomba antar majalah internal yang diadakan Perhumas dan Bakohumas.

Cara Membuat Inhouse Magazine


Wah terima kasih banget nih, bisa ikutan nanya tentang dunia jurnalistik. Mas Romli, saya mau tanya nih..boleh ga saya minta dikirimi panduan cara membuat in house magazine atau majalah internal perusahaan. Soalnya, saya ini bekerja di sebuah perusahaan di Jakarta di bagian Humas. kebetulan tahun ini ada pekerjaan tambahan yang harus saya emban, yaitu bikin majalah internal. waduh….ini tugas berat, karena ilmu saya tentang media massa cuma dikiiit.banget. kalau Mas Romli bia bantu kirim panduannya wahhh…seneng banget nih. terima kasih.. ditunggu emailnya ya. kholis

Jawaban

Secara teknis, cara membuat inhouse mag atau majalah internal perusahaan, sama saja dengan majalah pada umumnya. Yang membedakan, utamanya soal konten atau isi, yakni lebih fokus pada informasi perusahaan, pembinaan karyawan, atau apa pun yang berkaitan dengan kepentingan perusahaan, manajemen, dan karyawan.
Langkah-langkah praktis yang dapat Anda lakukan sbb:
1. Training jurnalistik khususnya bagi tim yang akan menangani majalah tersebut. Materi pokok: teknik peliputan dan penulisan jurnalistik, bahasa jurnalistik, teknik wawancara, dan manajemen media.
2. Perencanaan: penyusunan visi, misi, nama, logo, moto, rubrikasi, kebijakan redaksi (kriteria naskah layak muat), juga format majalah/ukuran dan jenis kertas/halaman, font, desain cover dasar.
3. Organizing: pembentukan manajemen media, mulai pemimpin umum, pemimpin redaksi, redaktur/editor/penanggung jawab rubrik, reporter, desainer grafis/layouter, hingga bagian distribusi dan iklan.
Itu saja dulu. Lakukan poin 1, biar mantap dan terbuka untuk langkah berikutnya. Boleh deh, undang saja saya ke tempat Anda untuk berdiskusi/konsultasi/training. Saat ini saya juga tangani dua media internal perusahaan/instansi berskala nasional, insya Allah, gampak kok, asal ada kemauan dan keuletan dari tim manajemen; saya bantu edit dan arahkan manajamen redaksi/konten. Good Luck!

 http://romeltea.com/cara-membuat-inhouse-magazine/

/
Trend baru majalah cetak konversi menjadi majalah digital > lihat sukses case Telkomsel > http://signal.mahoni.com/

Mahoni.com is the leader in emagazine mobile app development in Indonesia, email to marketing@mahoni.com or call 021-5494049